Kamis, 28 November 2013

Topologi Jaringan

Topologi Jaringan
  • Pengertian
             Topologi Jaringan adalah pemetaan atau bentuk jaringan yang dibangun dari beberapa komputer yang saling terhubung dalam suatu jaringan untuk berbagai sumber daya, berkomunikasi,  dan juga akses informasi

  • Jenis - Jenis Topologi Jaringan  
1.Topologi Bus (Linear)
         Topologi Bus adalah topologi jaringan dengan membentangkan kabel Coaxial memanjang dengan kedua ujungnya ditutup terminator dan sepanjang kabel terdapat node-node kemudian perangkat jaringan dan komputer-komputer dihubungkan pada kabel tersebut menggunakan T-Connector.

2.Topologi Star (Bintang)
          Topologi Star adalah topologi jaringan yang bentuknya menyerupai bintang, dengan sebuah alat ditengah yang disebut concentrator (bisa berupa hub, switch) sebagai pusat dimana semua komputer dalam jaringan dihubungkan ke concentrator ini.

3.Topologi Ring (Cincin)
           Topologi Ring adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya dalam menghubungkan semua komputer, dan rangkaiannya melingkar membentuk ring (cincin)

4.Topologi Tree (Pohon)
            Topologi Tree adalah topologi jaringan bentuknya seperti pohon, topologi ini merupakan pengembangan dari topologi bus dan topologi star, dan terdiri atas kumpulan topologi star yang dihubungkan dalam satu topologi bus sbebagai backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain dihubungkan sebagai jalur tulang punggung atau backbone.

5.Topologi Mesh (Tak Beraturan)
           Topologi Mesh adalah topologi yang tidak memiliki aturan dalam koneksi. Karena tidak teratur kegagalan komunikasi menjadi sulit dideteksi, dan ada kemungkinan boros dalam pemakaian media transmisi.

Minggu, 17 November 2013

Bumi Saat Malam Hari

Bumi Saat Malam Hari Dilihat Dari Antariksa
 
WASHINGTON— Bumi acapkali disebut Planet Biru karena citranya yang tampak biru saat diambil pada siang hari. Tapi, apakah Bumi juga biru pada malam hari?

Citra terbaru yang dirilis National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) menunjukkan bahwa setelah Matahari tenggelam, bila dilihat dari antariksa, Bumi lebih menyerupai kelereng hitam dengan hiasan glitter keemasan.

Citra yang diambil dengan instrumen di satelit Suomi NPP tersebut dirilis di ajang American Geophysical Union yang diadakan di San Francisco, Selasa (4/12/2012).

"Untuk alasan yang sama dengan kita harus melihat Bumi di siang hari, kita juga harus melihat Bumi pada malam hari. Tak seperti manusia, Bumi tak pernah tidur," kata Steve Miller dari NOAA seperti dikutip Space, Rabu (5/12/2012).

Instrumen yang digunakan untuk menghasilkan citra Bumi kali ini disebut Visible Infrared Imaging Radiometer Suite (VIIRS). Instrumen ini sebenarnya berfungsi menangkap data awan, salju, dan formasi es di malam hari.

VIIRS begitu sensitif sehingga cahaya yang dihasilkan oleh lampu-lampu di muka Bumi pun terlihat. Tampak Sungai Nil diterangi oleh cahaya, begitu pula wilayah pantai timur Amerika Serikat.

Citra juga memperlihatkan cahaya yang berasal dari Bulan, aurora, dan api alami. Cahaya itulah yang membuat Bumi kerlap-kerlip seperti berhias glitter emas.